Usai Adzan Isya
Lantunan azan Isya baru saja selesai berkumandang dari masjid yang jaraknya hanya beberapa meter dari rumahku. Suara pria yang melafazkan panggilan sholat itu terdengar merdu dan mengandung spiritual yang menenangkan.
Pikiranku teringat kepada Allah, Tuhan yang menciptakanku.
Sudah lama Aku tidak salat, cara yang paling dekat untuk berkomunikasi dengannya.
Aku merasakan jarak yang semakin jauh dan terus menjauh dengannya. Mungkin karena ini, semangatku untuk mengejar mimpi-mimpiku yang besar semakin jauh. Aku lupa padanya, bahwa karena Dia-lah Aku memiliki akal dan pikiran.
Ya Allah, Tuhan-ku, bantu pikiran dan gairah semangatku tetap ada. Karena dari-Mu lah semua mimpi-mimpiku akan terlaksana.
Aku sadar jika aku hanya bisa merencanakan, semua takdir dan masa depan telah Kau gariskan dalam hidupku. Bantulah aku dalam menjalani kehidupan yang telah Kau ciptakan. Bantulah aku menghadapi cobaan-cobaan yang ada. Dari-Mu, Karena-Mu, aku hidup.
Aku belajar setiap harinya. Berubah tiap menitnya. Namun mimpi-mimpiku tidak pernah berubah. Aku ingin membantu orang-orang di sekitarku menjadi lebih baik, bahkan lebih baik dari diriku.
Aku belajar ikhlas karena aku tahu, ikhlas membuat orang menjadi lebih baik dan lebih besar.
Popular Posts
-
Aku bosan. Aku merasa hidupku tak menarik seperti mereka. Berjalan sesuka hati. Mengikuti langkah kaki atau hati. Aku tak menya...
-
Sejak Hujan mengguyur dari sore hari, suasana kamarku malam itu sangat sejuk. Merubah temperatur kamarku yang pengap menjadi lebih dingin. A...
-
Seorang bek yang tangguh dibutuhkan untuk menciptakan pertahanan yang kuat untuk memberikan rasa aman kepada kiper. Namun, modal bek...

Belajar terus ikhlas setiap saat setiap waktu dimanapun itu, biar berat tapi Allah menjanjikan lebih baik
BalasHapuswah jarang2 ada komen dari om Cumi dengan cara yg bijaksana, makasih om
Hapus