Imajinasi Spontan 6

Ini merupakan tulisan lamaku yang sengaja dipindahkan agar terkelola dengan baik. isinya berupa pemikiran, opini dan imajinasi

Kosong yang gue rasakan saat mengetik tulisan ini. Entah apa yang ada di pikiran gue sekarang. Kerja, kehidupan, masa depan, keluarga, pertemanan, persahabatan, lingkungan, agama gak ada satu pun yang menghampiri saat ini. Seakan jari ini berjalan dengan sendirinya untuk mengetik huruf-huruf yang terpampang pada laptop yang menjadi media gue untuk menulis. Apakah ini salah? Tidak, ini menurut gue. Ini hanyalah sebuah pelampiasan pemikiran yang gue tuangkan dalam media tulisan. Beberapa orang mungkin memilih media yang lain saat situasi seperti gue, tapi ini adalah media yang gue pilih untuk membuang benak yang tertanam dalam otak kanan gue. Mengalir saja tak terkendali, gue biarkan semua yang dirasakan terbuang dalam tulisan ini.


Apakah semua yang ada di dunia ini menjadi sebuah tempat yang abadi? Apakah ada diluar sana yang berbeda dengan alam kita? Apakah semua anak bayi itu saat pertama kali keluar dari rahim ibunya menangis? Apakah  di dalam laut ada sebuah kehidupan yang sama dengan manusia? Apakah manusia menjadi mahluk yang paling sempurna? Apakah iblis itu laki-laki? Apakah komedi selalu membuat orang tertawa? Apakah, apakah, dan apakah lainnya pasti pernah timbul dan tenggelam seiring manusia mengalami perubahan. Kita hanyalah sebuah daging yang nantinya akan hilang seiring waktu berjalan. Gunakan waktu sebaik-baiknya untuk menjadi manusia yang berguna atau hanya menjadi manusia yang hanya dilirik untuk sementara. Jangan lah pelit akan ilmu. Karena saat lo mati gak akan ada yang membuat lo untuk selalu diingat. Hanya sisa ilmu dan peran lo saja yang akan tertinggal dan ini benar.

Berlari atau jalan dengan perlahan  menjadi pilihan yang dilakukan untuk menentukan masa depan. Kadang takdir turut andil dalam membantu mengambil keputusan. Jangan lah jadi orang yang sangat amat egois. Banyak diluar sana yang membutuhkan kepintaran lo untuk dibantu. Berbagilah apa yang lo tau,  baik itu ilmu, harta, pengalaman, kebaikan apapun itu bentuknya yang bisa untuk membantu orang lain, berikan lah untuk sesama. Jangan pernah malu untuk dibicarakan, selalu ada jalan  saat keinginan dan niat sudah tercipta.

Masa lalu dan sejarah memang pernah dirasakan oleh setiap manusia di muka bumi ini. Ini hanyalah sebuah perputaran yang tak akan ada ada habisnya. Kapan, dimana, siapa, apa, kenapa dan bagaimana masa lalu itu tercipta sudah tak penting lagi untuk dibicarakan. Mereka berguna hanya untuk dipelajari dan diolah dimasa yang akan datang. Pergunakan masa lalu untuk menjadi sebuah kekuatan yang membangun diri lo dalam menghadpi dunia esok, lusa dan hari-hari berikutnya. Ini penting untuk bagaimana lo mengatur strategi yang dibangun. Kerja keras yang tercipta kadang tidak sesuai dengan apa yang lo harapakan, ini mampu membuat diri lo jatuh semakin dalam. Renungkan dan pelajarilah apa yang membuat diri lo jati terjatuh semakin dalam. Balik keadaan lah keadaan menjadi lebih baik.

Bermimpi menjadi seorang yang bisa terbang atau bisa pindah dari tempat yang satu ke tempat yang lainnya dalam waktu bersamaan mungkin menjadi imajinasi gue saat ini. Bermain dengan dunia imajinasi dan khayal adalah sesuatu yang berguna untuk otak lo. Biarkan mereka berimajinasi menghasilkan sebuah pemikiran-pemikiran yang kadang dianggap konyol. Tapi itu bukan lah masalah, ide kadang terlahir dari sebuah daya imajinasi atau sebuah penghayalan yang aneh dan rumit. Kreativitas itu relatif, berubah dan bisa bersifat sementara. Guanakan kecerdasan yang lo punya untuk menyalin semua ide-ide lo dalam media yang lo suka dan bisa dipahami. Mugkin pada nantinya semua akan berguna di akhir kelak. Rejeki kadang dari pintu yang tak terduga, hadir saat tak dinanti. Itu lah rejeki. Keberuntungan mungkin juga bisa membantu karya-karya lo akan berguna. Lanjutkan lah apa yang lo pelajari dan dalami. Tekunilah secara lebih mendalam lagi sehingga nantinya lo akan menjadi seseoarang yang ahli dibidangnya. Namun jangan pernah tertutup dengan kegiatan dan kehidupan lain., disana terdapat sebuah ilmu yang bisa lo pelajari untuk menambah ilmu yang sudah lo pelajari. Satu ilmu tak akan sanggup untuk bertahan di dunia ini. Mempunyai pegangan yang lain harus dibutuh kan untuk menjalani sebuah kehidupan yang kadang lo anggap aneh, indah, keras dan rumit ini.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar