Ini merupakan tulisan lamaku yang sengaja dipindahkan agar terkelola dengan baik. isinya berupa pemikiran, opini dan imajinasi
Inspirasi bisa datang dari mana aja. Bisa dateng dari kehidupan,
keluarga, orang-orang yang lo sayang, lingkungan, mahluk hidup, tuhan
apa aja bisa menjadi insipirasi. Semua yang pernah di lihat, dengar dan
rasakan akan memberikan sebuah inspirasi untuk daya pikir otak lo. Tapi
yang menjadikan inspirasi menjadi nyata, tergantung bagaimana lo bisa
memvisualisakan dan merealisasikan inspirasi yang tertanam dalam otak.
Bagaimana lo bisa menerjemahkannya ke media yang dapat dimengerti dan
dipahami manusia. Komunikasi verbal maupun non verbal.
Gue
suka ini, inspirasi yang dateng tiba-tiba. Memudahkan otak untuk
melakukan pemikiran yang gue ketik ke dalam blog. Semuanya mengalir aja.
Atau ini hanyalah bagian efek ganja yang gue hisap. lalu kenapa ini di
larang?. Jika daun yang gue hisap ini mampu memberikan ide-ide kreatif
yang mampu memberikan hasil yang hebat. Gue gak tau tulisan gue hebat
atau tidak. Jika memang tidak hebat, suatu saat nanti kata-kata dari
tulisan gue akan di pakai orang-orang.
Banyak musisi
yang memakai ganja untuk mencari inspirasi kaya Band idola gue Slank.
Gue amat sangat yakin pasti Kaka sama Bim-bim pernah make ganja buat
bikin lagu mereka yang keren. Emang gue gak pernah liat mereka ngsisep
ganja. Tapi gue gak perlu itu. Udah ketahuan dari gaya mereka pas di
tahun 90an. Slengean banget tapi keren. Slank emang punya gayanya
sendiri untuk mabok. Mereka mabok dengan gaya musisi rock n roll anak
Jakarta. Bebas ala anak metopolitan. Slank adalah legenda band rock
Indonesia, yang gak mungkin ada dalam 50 tahun terakhir. lirik-liriknya
bebas dan jujur. Ditambah lagi dengan aransemen musik ala Slank. Membuat
lagu-lagu mereka seakan hidup menjadi nyata.
Gue juga
yakin orang-orang terkenal macam The beatles, Kurt Cobain, Adele, Johnny
depp, Brat pitt, Angelina Jolie, Paris Hilton, Leonardo da vinci,
Einstein, ilmuan cina sama arab yang gak gue kenal namanya pasti pernah
make. Mau ganja itu di hisap, di jadiin obat, di pake di badan waktu
benangnya terbuat dari ganja, di buat kue untuk pengobatan masih banyak
lah kegunaan positif daun ganja. Kalo buat gue sendiri, ini berguna
banget buat memancing sisi kreatifitas gue. Inspirasi yang datang
setelah menghisap ganja, bisa gue salin ke dalam tulisan. Gue punya
batasan waktu, dimana saat yang tepat untuk menghisap ganja. Setiap gue
nulis gak perlu harus ngsiep ganja dulu. Tapi kalo udah lagi gak ada ide
sama sekali, ngisep ganja bisa jadi pilihan, tapi harus cari cara yang
lain dulu, sebelum ngisep ganja buat cari jalan keluar. Anggap lah
ngisep ganja ada di peringkat terakhir untuk mencari inspirasi. Kecuali
lo mau buat efek ganja di tulisan. Ngisep ganja lalu lo buat tulisan,
bebas lo mau ngetik apa, terserah, biarin aja otak lo yang udah
terkontaminasi sama ganja mengalir membuat tulisan, lalu iseng-iseng
baca saat lo sadar. Pasti kejutan yang didapet dari tulisan giting lo.
Kenapa ini di larang di Indonesia?
Wajar
ini di larang, jika efek ganja lebih menimbulkan efek negatif bagi
orang-orang yang memakai ganja hanya sebagai efek memabukkan. Mereka tak
melihat isi manfaat di balik daun ganja itu sendiri. Bagi mereka yang
penting ada rasa damai, seru, tenang dan bebas. Rasa yang tak mereka
dapat kan di dunia nyata. Dunia tanpa ganja. Menghisap ganja hanya untuk
menyelesaikan masalah, Masalah yang tak bisa mereka hadapi dan lari
dengan menghisap ganja. Mereka takut untuk menghadapi masalah itu dan
bersembunyi di balik kedamaian ganja. Jika saja mereka berani untuk
mendobrak untuk menyelesaikan masalah tanpa bersembunyi di balik ganja.
Gue yakin mereka akan lebih menghargai daun ganja sebagai mana mestinya.
Menghormati manfaat daun ganja dan memakainyanya dengan lebih
bijaksana.
Gue gak tau sampe kapan ganja dilarang di
Indonesia, mungkin 10-20 tahun lagi. itu tergantung proses pendidikan di
Indonesia. Jika saja pendidikan menjadi lebih maju dan merata di setiap
daerahnya. Gue yakin daun ganja akan di pakai sesuai manfaatnya, dan
masyarakat Indonesia lebih menghargai kegunaan daun ganja.
Untuk
saat ini melarang ganja sebagai barang yang ilegal itu masih wajar.
Asal kan sistem yang mengatur permasalahan tentang ganja harus direvisi
lagi. Tak semua bahan yang terkandung pada tanaman ganja memberikan efek
negatif. Jika diolah dengan benar, tanaman ganja dapat memberikan efek
positif untuk pengobatan. Lalu tergantung pemerintahnya, kalo diawasi
dengan ketat dan disiplin. pasti terlaksana. Tanaman ganja di gunakan
untuk kebutuhan medis?, Yaaa.. gue tau ini Indonesia, negara yang
mempunyai budaya menyepelekan bidang pengawasan dan perawatan. mampu
memebeli dan membangun belom tentu bisa merawatnya. Rubah budaya itu,
bukan berarti kita mengikuti budaya orang lain. Buat apa budaya kaya
gitu, gak berguna. Kita harus menjadi lebih pintar, untuk tetap bersaing
dan dipandang di dunia. Bukan negara yang hanya didengar.
Popular Posts
-
Aku bosan. Aku merasa hidupku tak menarik seperti mereka. Berjalan sesuka hati. Mengikuti langkah kaki atau hati. Aku tak menya...
-
Sejak Hujan mengguyur dari sore hari, suasana kamarku malam itu sangat sejuk. Merubah temperatur kamarku yang pengap menjadi lebih dingin. A...
-
Seorang bek yang tangguh dibutuhkan untuk menciptakan pertahanan yang kuat untuk memberikan rasa aman kepada kiper. Namun, modal bek...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar